Trading dan Investasi

ad1

Iklan Gratis

Viral Tini Korban Chumshot Party

Viral Tini Korban Chumshot Party

 Aopok.com - Tini, seorang ibu muda keturunan Tionghoa berusia 34 tahun berperawakan sedang yang lumayan cantik, suatu siang sedang berjalan-jalan di sebuah mall dekat rumahnya untuk berbelanja keperluan sehari-hari dirumahnya.


Ketika ia melewati jalan berlorong menuju toilet, tiba-tiba seorang pria berperawakan sedang menyapanya secara sopan, dan langsung saja secara tidak sadar Tini terhipnotis oleh pria tersebut, dan dengan mudahnya pria tersebut bersama seorang temannya mengajak Tini menuju ketempat parkir dan menaikkan Tini kedalam mobil pria tersebut.

Lima menit setelah mobil berjalan, barulah Tini sadar bahwa ia terhipnotis dan berusaha untuk berontak dan keluar dari mobil. Tapi apa daya kalau dirinya diapit oleh dua orang pria dikanan kirinya, sementara dua orang lagi duduk didepan. Tini diancam untuk tidak macam-macam serta menuruti saja kemauan mereka jika ingin selamat. Mereka tidak banyak berkata-kata didalam mobil, sementara Tini hanya bisa pasrah dengan tangan dan kaki yang terikat, mata yang ditutup dengan sapu tangan serta mulut yang disumpal segumpal kain handuk.

Empat puluh lima menit sudah mobil tersebut melewati pinggiran kota, dan sampailah mereka disuatu tempat yang dituju, mobil langsung dimasukkan kedalam garasi, ikatan kaki dan tangan serta menutup mata Tini dibuka, dan Tini dipaksa berjalan masuk kerumah tersebut, yang ternyata sebuah rumah mewah yang begitu besar dengan perabotan yang mewah ada dimana-mana. Tini digiring kebagian belakang rumah tersebut dimana terdapat sebuah kolam renang yang cukup besar, dan yang mengejutkan Tini adalah disana telah menunggu puluhan laki-laki sekitar empat puluhan orang jumlahnya, dimana sebagian dari mereka dalam keadaan telanjang bulat sambil membaca majalah porno, sambil sesekali memainkan alat kelamin mereka yang sudah tegang itu. Sebagian lagi dari mereka sedang berendam dikolam air hangat.

Tini begitu gemetaran melihat lelaki yang begitu banyak yang akan menikmati tubuhnya, sementara beberapa orang dari mereka mulai menggiring Tini ketempat mereka ngumpul di depan bar kecil dekat kolam renang. Tini dipaksa duduk disebuah sofa kulit yang cukup nyaman, sementara itu mereka mulai mengajak Tini bercakap-cakap dan menanyai Tini dengan berbagai pertanyaan jorok dan porno yang akhirnya melecehkan Tini dengan cara menyumpalkan celana dalam mereka secara bergantian kedalam mulut Tini. Puluhan celana dalam bekas pakai bergantian menyumpal mulut Tini yang lumayan seksi itu, bahkan ada yang menyumpalkan dua celana dalam sekaligus kedalam mulut Tini, hingga Tini agak kesulitan bernapas.


Puas dengan permainan “Sumpal Kolor” tersebut kini mereka siap mengerjai Tini beramai-ramai.

Sebelum dikerjai Tini disuguhi segelas air mani yang sudah berhari-hari disimpan didalam kulkas dan mereka dengan napsunya bergantian menyuapi Tini air mani dingin tersebut sesendok demi sesendok, dan sudah barang tentu Tini tidak dapat menolak perlakuan tersebut, dan hanya bias menelan air mani tersebut dengan rasa mual dan jijik, hingga akhirnya segelas air mani tersebut pindah kedalam perut Tini. Lanjut baca!


Viral Di Entot Anal Oleh Penguasa Samudra

Viral Di Entot Anal Oleh Penguasa Samudra

 Aopok.com - Namaku adalah Han. Aku adalah perwira dari kerajaan Ming. Aku ditugaskan untuk mengantar ratusan pedagang dari wilayah utara ke negeri selatan yang bernama Majapahit. Kerajaan itu dikabarkan sebagai kerajaan terkuat di Asia tenggara karena berhasil mengalahkan pasukan Mongolia. Aku merasa tidak sabar untuk mengunjungi negeri tersebut. Aku terus-terusan menanyai kapten kapal pertanyaan yang sama setiap hari, yaitu kapan kita semua akan tiba dinegeri itu. Akhirnya jawaban yang aku harapkan terwujud. Sang kapten mengatakan bahwa kita akan tiba di negeri Majapahit pada keesokan paginya.


Maka malam itu juga aku beristirahat di kamar lebih cepat dari biasanya, agar aku dapat bangun dengan mudah dipagi hari. Namun tiba-tiba kapten kapal membangunkan aku pada malam itu. Ternyata kapalku diserang bajak laut. Aku segera berlari ke atas kapal dengan membawa pedangku. Terlihatlah puluhan kapal kecil disekeliling kapal besarku. Aku memerintahkan para tentara untuk mengeluarkan meriam dan menembaki kapal-kapal kecil tersebut. Meriam pun segera dipersiapkan dan pada saat aku memeberi aba-aba maka puluhan meriam pun ditembakkan. Namun kapal bajak laut yang kecil itu bergerak cepat sekali. Seluruh tembakan meriam tidak berhasil menghancurkan kapal mereka. Salah seorang perompak itu melempar pisau kecil dan tepat mengenai lengan kiriku.

Lalu mereka melempar bambu-bambu kecil yang berisi minyak. Kapalku langsung terbakar dan api itu merembes sampai karung-karung yang berisi bubuk mesiu untuk meriam.

“DUAR!!”

Kapalku meledak dan terbelah menjadi dua. Ombak laut bertambah besar dan kapalku mulai tenggelam. Aku berusaha memegang tiang kapal namun angin kencang meniupku terbang dan jatuh ke dalam air. Ombak menyeretku tanpa arah. Aku melihat puluhan bajak laut loncat ke dalam air dan menyelam, lalu beberapa diantaranya naik kembali ke kapal dengan membawakan emas, dan perak yang berasal dari kapalku.
“Siapakah mereka sebenarnya? Mengapa mereka bisa bergerak seperti ikan”. Sebelum mataku tertutup aku melihat kapal mereka ada tulisan ‘Ombak Menari’. Lalu aku pingsan.

Pada saat aku bangun hari sudah siang dan aku bisa merasa kalau aku tiduran diranjang. Aku mencoba bangun namun badanku terasa sakit semua. Seluruh badanku kaku dan tidak bisa bergerak. Bahkan mulutku tidak bisa terbuka. Tiba-tiba aku mendengar suara seorang kakek dan wanita berbicara tentang kondisiku.



“Aku harap dukun kita bisa kembali kesini sebelum malam tiba, kalau tidak maka pemuda ini akan mati karena racun dilengan kirinya” kata kakek itu.

Aku tidak dapat melihat siapa yang bicara karena mataku tertutup. Lalu aku kembali tidur. Saat aku bangun aku mendengar suara jangkrik, berarti malam sudah tiba. Lalu aku mendengar suara kakek itu lagi. Kali ini ia melarng semua orang untuk datang dan menggangu proses pengobatan. Lalu aku mendengar suara wanita itu lagi, dan setelah selesai ia bicara, ia masuk ke kamar ini. Lalu aku mendengar langkah kaki tanda semua orang meninggalkan wanita itu untuk mengobatiku. Lanjut baca!


Shin Chan XXX - Belajar Anal Dari Mama

Shin Chan XXX - Belajar Anal Dari Mama

 Iklans.com - Serial kartun Shin Chan sudah tak asing bagi anak-anak, remaja mapun orang dewasa sekalipun. Dalam serial kartun yang rutin muncul da layar televisi itu diceritakan tentang kenakalan anak tunggal dari sebuah keluarga yang bernama Shin Chan. Dalam serial cerita saya, Shin Chan X adalah cerita mirip aslinya tapi khusus untuk dewasa karena mengandung unsur sex.

*****

Sudah satu minggu ini Shin Chan melihat papanya secara diam-diam mengambil botol ungu dari atas lemari obat didapur dan meminum sebutir obat warna merah dari dalamnya. Setiap kali Shin Chan bertanya pada papanya, ia selalu memperoleh jawaban yang tak memuaskan. Shin Chan berpikir bahwa yang diminum papanya setiap akan berangkat kerja itu adalah permen yang sangat enak rasanya dan disembunyikan darinya. Timbullah keinginannya untuk mencoba obat yang dikiranya permen enak itu.


Sepulang sekolah ia langsung kedapur karena lapar. Lalu ia mencoba berteriak memanggil mamanya tapi ia hanya mendengar jawaban samar-samar dari belakang. Mamanya meminta Shin Chan untuk sabar menunggu karena beliau masih sibuk mencuci pakaian. Duduk di depan meja makan pandangannya tertuju pada lemari obat yang ada dipojok dapur. Dilihatnya juga sebuah botol ungu diatasnya.
“Uhh, lapar begini paling enak makan permen dulu ya”, katanya dalam hati.
Otaknya berputar mencari cara meraih botol ungu yang terlalu tinggi dari jangkauannya. Akhirnya ia mengambil kursi tinggi dan berhasil meraihnya. Di botol itu tertera “Penis Enlargement”, (pembesar kelamin), tapi Shin Chan tak tahu maknanya dan dianggapnya isinya adalah permen manis. Ketika akan membuka didengarnya suara mamanya mulai mendekat ke dapur. Dengan buru-buru ia mengambil 2 butir dari dalam botol itu lalu ditutup dan dikembalikan ketempat asalnya. Sambil mengunyah 2 butir obat yang dikiranya permen itu ia mendorong kursi ketempat semula.

“Hmm, rasanya manis, enak”, katanya dalam hati.
“Shin Chan, kamu makan apa?”, tanya mamanya ketika melihat anaknya lagi mengunyah sesuatu.
“Permennya Papa”, jawab Shin Chan santai tanpa rasa bersalah.
Tanpa memikirkan soal permen itu, mamanya Shin Chan kemudian menyiapkan makan siang Shin Chan. Sejak saat itu bila Shin Chan harus menunggu untuk makan siang ia pasti akan mengambil dan mengunyah permennya Papa tanpa sepengetahuan siapapun. Meskipun tidak setiap hari ia mengambil permennya Papa tapi setiap pengambilan bisa 2 sampai 3 butir. Hal itu ia lakukan selama hampir 3 bulan. Papa Shin Chan yang banyak disibukkan pekerjaan kantor tak pernah curiga akan singkatnya persediaan obatnya karena sering lupa dan selalu membeli lagi setelah habis.

Shin Chan sendiri tak pernah merasakan efek dari obat itu karena ia sama sekali tak mengerti. Efek yang ditimbulkan permen yang dikunyahnya adalah pembesaran alat kelamin pria hanya pada saat ereksi. Oleh karena Shin Chan kecil belum pernah ereksi maka ia pun tak merasakan apa-apa.

Suatu sore hari ketika Shin Chan menonton TV bersama mamanya, ia melihat penyanyi wanita yang hanya mengenakan bikini.
“Ma, Mama, yang nyanyi cantik ya Ma”, kata Shin Chan pada mamanya.
“Cantik mana sama Mama?”, tanya mamanya.
“Cantik Mama dikit, tapi banyakan penyanyi itu”, jawab Shin Chan santai.
“Ehh, Shin Chan nakal ya”, teriak mamanya.



“Kalau begitu nanti nggak kubuatkan mie kesukaanmu”, sambung mamanya.
“Ma, Mama, buatkan mie-nya dong”, rengek Shin Chan berkali-kali tanpa dihiraukan mamanya.
“Mama cantik kok, Mama lebih cantik dari penyanyi itu, sungguh Mama tambah cantik lagi kalau buatin Shin Chan mie kesukaan Shin Chan”, rayu Shin Chan pada mamanya.
Akhirnya luluh juga hati mamanya mendengar rengekan dan rayuan anaknya semata wayang itu.
“Iya Shin Chan, Mama akan buatkan tapi nanti ya”, ujar mamanya.
“Shin Chan mau sekarang Ma, Mama buatin sekarang dong, Shin Chan lapar sekali”, rengek Shin Chan lagi. Lanjut baca!


Viral Skandal Permata Andini Minta Anal Seks

Viral Skandal Permata Andini Minta Anal Seks

 Tradingan.com - Selama suaminya tugas belajar di luar negeri maka sekarang Deti Supandi harus mengendarai mobilnya sendiri ke kantornya, sementara anaknya dititipkan kepada ibunya yang tinggal tidak jauh dari kantornya. Sudah lebih dari 3 bulan suaminya tidak memberi kabar, ini membuat kekuatiran bagi Deti, pernah ia menelpon tapi suaminya sibuk kuliah.

Suatu hari mobil Deti mogok disaat karyawan lain sudah pulang, untunglah Parno yang bertugas sebagai satpam belum pulang dan atas bantuan Parno maka mobil Deti bisa dihidupkan.


Suatu sore saat akan pulang, Parno menumpang di mobil Deti, dan karena telah kenal baik maka Deti memberi tumpangan padanya. Rumah Parno agak jauh juga di pinggiran kota dan harus melewati tol.

Selama di perjalanan hati Parno berdebar-debar karena sudah lama ia ingin dekat dengan Deti tapi belum ada waktu bagi Deti, sambil berkelakar Parno memberanikan diri untuk memegang paha Deti yang saat itu cuma memakai rok yang tidak terlalu panjang. Deti agak tersentak, maklum sambil menyetir ia dikejutkan oleh ulah Parno itu.

“Eeeh.. apa-apaan nich, kok gitu Noo.” kata Deti.
“Maaf Deti, saya sudah lama naksir kamu tapi gimana lagi..” jawab Parno.
Deti memperlambat laju mobilnya dan menghentikan di pinggir jalan itu dan marah kepada Parno.
“Parno.. kalo gitu.. kamu turun saja di sini!” ancam Deti.
“Jangan begitu dong Dett.. saya tau kamu pasti butuh laki-laki untuk mengisi kesepian kamu selama ditinggalkan suamimu, kan suamimu jauh?” jawab Parno, “Saya bersedia aja kalo kamu membutuhkan saya.” timpal Parno.

Memang ada benarnya juga perkataan Parno itu. Deti berpikir. Tapi haruskah ia berselingkuh sedangkan suaminya saat ini jauh? secara fisik Deti memang masih cantik dan berumur 30 tahun, disaat libido seksnya sangat butuh pelampiasan, meskipun sudah punya anak berumur 3 tahun, ia masih cantik, seksi ditunjang dengan kulit yang putih.

Memang akhir-akhir ini ia sering uring-uringan jikalau nafsunya memuncak, akhirnya ia membiarkan Parno memegang tangan dan meraba lubang sorganya, lalu meremas pahanya serta mulutnya mengulum bibir tipisnya itu. Deti hanya diam menunggu apa yang akan di lakukan Parno, akan tetapi Parno sadar ia sedang berada di jalan, dengan cepat ia mengambil alih stir mobil Deti dan melanjutkan perjalanan ke rumahnya.



Sesampainya di rumah Parno yang sepi di kawasan sawangan, Deti lalu dibawa ke kamarnya yang kosong dan jorok, maklum sebagai satpam ia tidak sempat bersih-bersih. Deti hanya diam menunggu dan membiarkan Parno berkuasa atas dirinya. Parno membuka kemeja dinasnya dan kembali mencium bibir Deti yang sudah menanti untuk dikulum, dari bibir terus beralih ke leher Deti yang jenjang, sementara tangan Parno sibuk meremas payudara Deti yang terbungkus blus putih itu. Ia menemukan dua bukit kembar Deti dan meremasnya, dengan buas Parno membuka paksa blus Deti sehingga kelihatan dada mulus yang ditutupi BH pink Deti, sambil menciumnya Parno berusaha membuka pengikat BH itu. Sempat terlihat olehnya ukuran BH Deti yang 34B, namun nafsu keduanya telah menguasai mereka. Lanjut baca!


Kisah Viral Double Penetrasi di Masa SMA 3

Kisah Viral Double Penetrasi di Masa SMA 3

 Biodataviral.com - Akhirnya kami tiba di ruang UKS, ruangan ini terdiri dari beberapa kamar yang tertutup, sehingga orang tidak mengetahui apa yang terjadi di dalam. Wulan membawaku ke kamar yang paling ujung. Di dalam kamar itu terdiri dari 3 tempat tidur. Tiba-tiba Wulan mengunci pintunya.

“Lan, maksud kamu apa s..” belum selesai aku ngomong tiba-tiba Wulan mencium bibirku dengan lembut. Sambil tangannya meraba-raba tubuhku. Mau tak mau aku terangsang juga, tapi aku berusaha untuk mengendalikan diri.
“Kamu cantik Vit, aku suka kamu..” bisiknya kepadaku.


Rupanya Wulan benar-benar ada rasa denganku. Aku kaget juga, soalnya setahuku dia juga punya pacar. Tapi apakah dia seperti aku juga? Aku juga sering berfantasi dengannya, dan sekarang aku malah sudah berhadapan dengannya.

Aku tersenyum ketika dia akan mencium bibirku, aku balas ciumannya, akhirnya kita berciuman dengan agak liar, sampai akhirnya Wulan mendorongku ke tempat tidur. Wulan menindihku, payudara kami saling bertemu. Kemudian dia menciumku lagi, aku merasakan tubuh Wulan menggesek-gesek tubuhku, aku cukup terangsang saat ini, aku merasa vaginaku basah, aku lebih mudah terangsang bila dengan cewek. Aku peluk tubuh Wulan dan mencoba untuk membuka resluiting rok Wulan. Sedangkan Wulan masih menciumiku sambil mengelus-elus rambutku, rupanya dia sudah menantikan saat ini, ini dilihat dari nafsunya yang sangat tinggi.

Wulan kemudian melepaskan rok-nya yang sudah longgar, rupanya Wulan sudah tidak pakai celana dalam, kemudian aku lepaskan pelukanku. Dengan posisi Wulan berada di atasku, Wulan membuka satu-persatu kancing seragamku. Akhirnya seragamku lepas dan payudaraku menyembul keluar. Wulan kemudian melepaskan rok-ku, dan celana olahragaku, akhirnya aku telanjang bulat, dan benar vaginaku sudah basah oleh cairanku.

Wulan kemudian melepaskan seragamnya dan BH-nya, sehingga jadilah kami telanjang bulat. Wulan kembali menindihku sehingga payudara kami saling bertemu lagi tanpa halangan. Karena payudara kami sama-sama sudah tegang, maka Wulan agak kesulitan untuk menciumku, tapi akhirnya bisa juga. Wulan menggesek-gesekkan vaginanya ke vaginaku, sehingga aku merasakan kenikmatan, Wulan pun merasakan hal yang sama.

Aku hanya diam dan menikmati semua yang dilakukan Wulan. Wulan kemudian menciumi leherku, dan payudaraku. Dia menghisap puting susuku dengan lembut, kadang-kadang dia menggigitnya. Aku merasakan kenikmatan yang luar biasa saat itu. Kedua payudaraku dijilatinya secara rata dan di usapnya hingga putingku berdiri tegak.

“Ahh.. Ah.. Ahh..” aku mendesah karena nikmat yang aku rasakan.

Wulan kemudian turun lagi, dia menciumi perutku yang rata, menjilati pusarku, dan kemudian dia menjilati vaginaku. Wulan memasukkan jarinya ke dalam vaginaku dan mencari klitorisku, setelah itu dia menjilatinya. Aku merasakan sensasi yang luar biasa saat lidah Wulan menyentuh klitorisku, aku serasa melayang.

“Ahh.. Iya.. Disitu.. Aahh..” aku mendesah saat Wulan menggigit klitorisku. Tak lama kemudian aku orgasme, aku merasakan orgasme kali ini sungguh spesial, karena aku orgasme karena cewek. Rasanya sungguh nikmat dibandingkan dengan cowok.

Wulan kemudian bangun dan mengambil thermometer yang ada di ruangan UKS ini, Wulan memasukkan thermometer itu ke dalam vaginaku.

“Apa yang kamu lakuin?” protesku.

Tapi Wulan hanya tersenyum saja sembari tetap memasukkan thermometer ke dalam vaginaku.

“320 Celcius..” gumannya saat Wulan melihat penunjuk di thermometer, rupanya Wulan memasukkan thermometer ke dalam vaginaku hanya untuk mengukur suhunya, sialan batinku. Wajib baca!


Kisah Viral Double Penetrasi di Masa SMA 2

Kisah Viral Double Penetrasi di Masa SMA 2

 Iklans.com - “Hihihihihihi..” aku tertawa kecil.

“Aku bakal bikin kamu nggak akan ngelupain hari ini..” kataku sambil mencium bibirnya lagi.

Kemudian aku suruh Angga untuk membuka kakinya lebar-lebar hingga kakiku bisa berdiri tepat di depan penisnya yang sudah lunglai.


“Aku kasih waktu buat bangunin penis kamu sampai vaginaku sampai di depan penis kamu!!” perintahku kepada Angga.

Dengan posisi berdiri seperti ini, posisi vaginaku tepat berada di depan muka Angga, aku pegang kepala Angga, kemudian aku suruh menjilati vaginaku.

“Jilatin vagina gue!!” kataku ketika aku sudah berdiri seimbang.
“Jangan seperti itu njilatinnya, pelan-pelan aja..” protesku ketika Angga menjilat vaginaku secara sembarangan.

Sekali-kali aku lihat penis Angga, rupanya sudah hampir tegang penuh. Lama kelamaan aku merasa terangsang, apalagi ketika lidah Angga menyentuh klitorisku. Aku pegang kepala Angga, dan menggoyangkan pinggulku di depan kepalanya, aku gesek-gesekkan vaginaku ke mukanya, sambil aku membenarkan posisi kakiku, kemudian aku gesekkan vaginaku ke dagu, dada, hingga sampai perut. Aku sudah nggak bisa turun karena pantatku kehalang penis Angga yang sudah tegang. Aku angkat pinggulku kemudian arahkan vaginaku ke penis Angga. Nampaknya Angga sudah siap betul. Sambil menatap Angga aku masukkan penis Angga ke dalam vaginaku, kemudian dengan cepat aku keluarkan lagi. Aku tertawa kecil dan aku mengulanginya lagi sampai beberapa kali hingga aku merasa terangsang.

Kemudian aku masukkan vaginaku tetapi hanya setengahnya saja kemudian aku jepit penisnya dengan sekuat tenaga, kemudian aku tarik pelan-pelan hingga sampai kepala penisnya, kemudian aku masukkan lagi hingga setengah dan aku tarik lagi. Aku lakukan itu beberapa kali hingga aku lelah menjepit penis Angga. Bersamaan itu, Angga ejakulasi lagi, rupanya dia sudah tidak tahan dengan permainanku.

“Aduuhh.. Kok sudah keluar lagi sih” batinku agak kecewa..

Aku keluarkan penis Angga dari vaginaku lalu aku kulum penisnya untuk membersihkan penisnya lagi. Kemudian aku kembali ke posisi semula. Kemudian dengan penis Angga yang masih lunglai aku berusaha masukkan lagi ke dalam vaginaku, agak susah sih, karena nggak bisa menembus vaginaku yang masih cukup rapat.

Akhirnya bisa juga karena aku buka lebar-lebar mulut vaginaku, dan mendorong penis Angga masuk ke dalam. Begitu masuk ke dalam vaginaku, aku tunggu Angga hingga dia ereksi sempurna, beberapa menit kemudian, segera aku goyangkan pinggulku dengan tempo lambat. Aku yakin Angga nggak bakalan cepet keluar lagi soalnya penisnya sudah mulai pengalaman dan persediaan air maninya sudah hampir habis? Sewaktu menggoyangkan pinggulku itu aku sekali-sekali menjepit penis Angga kemudian aku lepaskan lagi. Hingga akhirnya aku merasa hampir orgasme aku percepat tempo goyanganku. Rupanya Angga juga sudah hampir keluar.

“Tahan Ga, kita keluar barengan” pintaku.

Rupanya Angga sudah hampir bisa mengimbangiku, dan benar saja ketika aku orgasme Angga menyusul kemudian, hebat dia bisa 2 detik lebih lama dariku.

“Kamu sudah mulai hebat Ga..” bisikku sembari mencium bibirnya dengan lembut.

Kami berpelukan dan tanpa terasa kami ketiduran cukup lama hingga aku merasakan penis Angga mulai ereksi lagi di dalam vaginaku. Segera aku melepaskan penis Angga dari dalam vaginaku, Lanjut baca!


Kisah Viral Double Penetrasi di Masa SMA 1

Kisah Viral Double Penetrasi di Masa SMA 1

 Aopok.com - Kisah ini terjadi sewaktu aku masih kelas 3 SMA. Sekarang aku sudah hampir kuliah, tinggal nunggu pengumuman saja. Sebut saja aku Vita, waktu itu aku masih berumur 19 tahun. Tapi entah kenapa bentuk tubuhku sudah berbeda dengan teman-teman sebayaku. Dengan tinggi 163 cm dan berat 45 kg, aku cukup dikenal di sekolah, apalagi aku tergabung sebagai anggota cheerleader yang sering tampil di depan umum. Rambut hitamku aku panjangkan hingga sebahu, kulitku putih bersih (tapi aku bukan chinesse), dan ukuran dadaku cukup besar 34B.


Saat itu aku sudah mengenal seks, itu aku dapatkan ketika aku masih duduk di kelas 2 SMA, saat itu aku masih pacaran dengan seorang mahasiswa dari sebuah universitas swasta di kotaku. Semenjak saat itu gairah seks-ku semakin meningkat. Hampir setiap hari kami melakukan hubungan itu. Namun semenjak aku putus dengan pacarku, aku kehilangan orang yang dapat memenuhi kebutuhan biologisku. Sebagai gantinya aku sering melakukan mastrurbasi bila aku sedang terangsang.

Aku sering tidur dalam keadaan telanjang, hanya dilapisi selimut biar nggak kedinginan. Kalau sudah begitu aku pasti akan berfantasi sedang berhubungan intim dengan teman-teman sekolahku. Aku lebih suka berfantasi dengan teman sekolahku daripada dengan orang yang lebih tua apalagi orang bule. Fantasiku tidak hanya teman cowok, tetapi juga cewek-cewek yang cukup cantik dan seksi. Mungkinkah aku hypersex?

Dibalik selimutku, aku sering memasukkan jari-jariku ke dalam vaginaku, kemudian memainkan klitorisku hingga aku mencapai orgasme, dan aku ulangi lagi hingga benar-benar badanku lelah dan tubuhku penuh dengan keringat. Tidak jarang aku masukkan juga sikat gigi ke dalama vaginaku, kemudian jari-jariku memuntir-muntir puting susuku yang aku lakukan dalam tempo yang lambat.

Aku membayangkan saat itu aku sedang disetubuhi oleh temanku, hingga akhirnya aku mencapai orgasme. Kemudian sikat gigi yang basah oleh cairan vaginaku itu aku oleskan ke sekitar puting susu yang sudah menegang. Itu aku lakukan berulang kali hingga aku kehabisan tenaga. Orang tuaku tidak pernah tahu hal itu, karena mereka sibuk, lagipula kamarku cukup mendukung. Bahkan ketika aku berhubungan seks dengan pacarku dulu, tempatnya juga di kamarku.

Pagi itu aku bangun dalam keadaan telanjang, dan sikat gigi masih menancap di vagina dan cairan vaginaku tampak masih meleleh keluar, puting susuku terasa lengket, cukup banyak aku orgasme tadi malam. Aku tersenyum melihat diriku di cermin, kemudian aku berdiri dan membiarkan sikat gigi menancap di vagina. Aku masuk ke kamar mandi yang kebetulan masih berada di kamarku. Kemudian dengan shower aku siram tubuhku, terutama bagian payudara dan vagina. Ketika sikat gigi aku cabut, tiba-tiba aku merasa terangsang lagi, segera aku semprotkan shower ke dalam vagina sambil mengusap payudaraku dengan sabun, cukup lama aku hingga aku orgasme. Setelah itu aku mandi seperti biasa.

Hari ini ada pelajaran olahraga. Aku tidak begitu suka dengan pelajaran ini, selain aku tidak mahir olahraga, pasti aku akan jadi pusat perhatian cowok-cowok, mana pakaiannya ketat banget, huuhh.. (Aku lebih suka memakai seragam cheers, karena aku merasa lebih seksi bila memakai seragam itu. Seragam cheers sekolahku rok mini dengan atasan model sailor. Hmm..)

Akhirnya pelajaran olah raga selesai juga, kami cewek-cewek segera ganti pakaian. Kami segera menuju ke loker ganti. Aduhh.. Penuh.. Terpaksa aku ganti di toilet. Segera aku berlari ke toilet, meskipun toilet tetapi cukup bersih dengan kloset duduk yang bersih dan mengkilat. Aku lihat toilet kosong, aku maklum karena kelas lain masih pelajaran biasa, lagipula ini toilet terjauh dari kelas-kelas, biasa digunakan oleh anak ekskul karena dekat dengan aula. Segera saja aku masuk, ketika mau aku kunci ternyata kuncinya rusak. Lanjut baca!


ad2

Chord dan Lirik

Explore Indonesia